Postingan

Kembali

Ada yang kembali setelah beribu purnama pergi Dia datang membawa harapan  Walaupun kadang badai yang dulu pernah datang sesekali menghampiri lagi hah lucu atau aku yang bodoh? Aku melindunginya, ya, aku menjaganya dengan baik Walau kadang aku menyadari kebodohanku Tapi bagaimana lagi? Aku tidak tau Bentengku, kembali runtuh Aku rapuh.

Singa yang cengeng

Ada seorang gadis 22 tahun sedang memiliki banyak opini di otaknya. Orang-orang memanggilnya singa. Sepertinya singa sedang butuh tempat cerita, karena jika akal dan perasaannya sedang terganggu dia bisa menerkam siapa saja yang ada didepannya. Level terendahnya adalah mendiamkan orang-orang sekitar dan level tertingginya adalah menangis. Dia adalah singa yang cengeng. Dia tidak suka ketidak disiplinan, dia tidak suka lingkungan yang kotor dan tidak rapi, dia tidak menyukai sesuatu yang bertentangan dengan dirinya, dan dia sangat takut dengan ibunya.  Suatu ketika ia ingin pergi meninggalkan kampung halamannya. Dengan berat hati ia harus meninggalkan orang-orang yang dicintainya, termasuk ibu dan bapaknya. Ibu dan bapak melepasnya dengan rela, berharap singa bisa mendewasa. Dewasa berarti bisa menyelesaikan masalahnya sendiri kan? Dewasa berarti bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah bukan? Dewasa berarti bisa membedakan mana yang baik dan buruk untuk dirinya kan ...

Hadiah Terindah di Awal Tahun 2019

Gambar
Aku adalah salah satu dari sekian banyak gadis yang memiliki ambisi yang tinggi. Apa yang aku impikan, akan aku usahakan. Tapi terkadang, ambisi itu menjadi sebuah ketakutan. Takut gagal, takut kecewa dan takut tidak bisa bangkit dari kegagalan. Cita-citaku dulu adalah bisa lulus diakhir tahun 2018, tepatnya bulan Desember. Ya, aku ingin sekali lulus 3,5 tahun. Aku menuliskan mimpi itu di dinding kamar kosku, tepatnya persis disamping tempat tidurku. Waktu itu, bulan Desember sudah datang, tapi aku belum menyelesaikan skripsiku dengan baik, masih revisi dan bahkan aku mengumpulkannya Desember akhir. Aku sudah mengganti Plan A menjadi Plan B. Aku harus lulus sebelum tanggal 31 Januari 2019. Minggu kedua bulan Januari, aku ACC ujian dan pada minggu keempat aku memberanikan diri untuk maju sidang. 23 Januari 2019, aku lulus ujian skripsi. Tidak hanya itu, aku kira yang datang di hari sidangku hanyalah karib kuliahku, tapi ternyata karib SMAku ikut hadir. Kebahagiaan pada hari itu, tidak ...

I Love You.

Gambar
Terimakasih kepada sang waktu yang telah mempertemukan aku dengan mereka disetiap kepulangan yang penuh dengan kerinduan.  Terimakasih kepada sang jarak yang telah baik. Tidak membedakan jauh-dekat, selama tempat yang dituju masih sama yaitu "rumah". Terimakasih kepada kabar, yang terus berhembus dipadatnya kesibukan masing-masing. Terimakasih kepada kehangatan yang diberikan disaat sedih dan senang, menertawakan hal-hal receh itu ternyata membahagiakan. Terimakasih kepada telinga yang mau mendengarkan setiap keluh kesah yang terjadi di perantauan. Terimakasih kepada nasehat yang menyadarkan bahwa diri ini masih salah. Tetaplah menua bersama, terimakasih Catleyya, Fitri, Ivan, Aga, Opank, Alvin dan Bagus atas cerita indah yang telah diberikan selama ini. :)

Penghujung tahun 2018

Gambar
Sebelum tahun ini benar-benar berakhir, aku ingin berterimakasih dan juga minta maaf kepada diriku sendiri. Maafkan aku, atas pencapaian-pencapaian yang lambat, target-target yang mundur dan bahkan beberapa tak terlaksana.  Maafkan aku, tabunganku masih belum penuh karena seringnya menuruti nafsu perut dan pikiran. Maafkan aku, akhlakku masih buruk, tingkahku masih kurang baik dan perkataanku masih sering menyakiti sekitarku. Maafkan aku, hatiku masih belum tertata dengan rapi, luka lamaku masih kubiarkan separuh basah dan memori burukku masih sering ku panggil. Maafkan aku, yang mengutamakan berkeluh kesah dibandingkan syukur dan menerima. Tapi, aku juga harus berterimakasih atas sahabat-sahabat yang masih setia menemani, mendengarkan cerita di pagi, siang dan malamku. Terimakasih untuk semua yang tetap tinggal disaat yang lain pergi. Terimakasih atas diriku yang tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpinya walaupun harus diiringi isak tangis yang seringkali terjadi ketika i...

Random Talk w/ mr. B

Mencintai seseorang adalah hal yang wajar. Cara orang menunjukkan rasa cintanya juga beragam. Ada yang terang-terangan, ada yang sembunyi-sembunyi, ada juga yang habis menyatakan terus pergi. Entah kepergiannya itu karena malu atau ingin melupakan. Tapi, pernahkah kamu mencintai seseorang tapi seseorang itu sudah mencintai yang lain? atau bahkan sudah menjalin hubungan yang biasa kita sebut "pacaran"? Jika pernah berarti kita sedang berada di frekuensi yang sama. Hehe.  Malam itu, entah angin malam tujuan mana yang membawaku berbincang-bincang dengan mr. B. Percakapan kita seputar mengagumi seseorang yang telah memiliki orang lain, dihatinya. Aku pernah beranggapan, selama janur kuning belum melengkung masih ada kesempatan untuk bersama seseorang yang saat ini menjalin hubungan dengan orang lain. Tapi anggapan itu seketika berbalik setelah mendengar perkataan mr. B malam itu. "Kataku gak ada itu kata sebelum janur kuning melengkung. Meskipun janur kunin...

Note to my self #1

Resiko orang yang banyak berbicara ialah ia harus mau mendengarkan. Jangan egois,  maunya terus didengarkan. Jangan egois, maunya terus berbicara. Ada satu fase mereka bosan mendengarkan. Ada satu fase mereka risih dengan pembicaraan yang selalu sama. Bicaralah, jika memang benar-benar perlu dibicarakan. Dengarkanlah, jika sudah selesai masamu berbicara.