Ketika nasi, sudah menjadi bubur. Itu katanya pepatah. Untuk sesuatu yang terlanjur katanya. Padahal.. Bubur juga enak. Kalau nasi sudah jadi "karak" juga masih bisa dimakan lagi. Kalau jadi intip? Bisa dimakan ayam, dimakan cicak. Kalau nasinya belum mateng? Kan tinggal dipanaskan ulang. Ya, gak apa-apa. Seburuk-buruknya keadaan kita, asal masih bisa menjadi bermanfaat untuk sesama itu sudah baik. :) Jangan berkecil hati ya!
1st April '23 It was a big day. After the storm and any situation that happened in the past 1 year. I learned a lot. So many thing, thats made me wonder and think. I may not do a silent treatment. I may not do verbal abuse. I have to communicate well. I have to be brave. I have to stand on my princip. I have to choose, the life i want to live. Adulting is hard, but see, U can pass it too. However the storm will be come, please be kind as always.
Pada suatu hari, di suatu tempat yang bernama "dunia" hiduplah dua orang bernama "mengeluh" dan "menyerah". Mengeluh memiliki usia lebih muda daripada menyerah, selain itu mengeluh memiliki badan yang sehat dan otak yang masih berfungsi dengan baik hanya saja batinnya mudah dikalahkan oleh nafsu. Sedangkan menyerah memiliki badan yang sehat, namun otaknya tidak bisa berpikir jernih dan batinnya sama-sama mudah dikalahkan oleh nafsu. Jika mengeluh bertemu dengan menyerah , mereka akan sama-sama dalam mala petaka. Oleh karena itu seorang wanita mencoba untuk memisahkan mereka. Wanita itu mengurung menyerah disuatu tempat yang tidak bisa dijamah oleh mengeluh begitupun menyerah tidak bisa kabur darisana. Wanita itu pergi bersama mengeluh kesuatu tempat namun masih diwilayah "dunia". Walaupun wanita itu menyelamatkan mengeluh dari jahatnya menyerah, sebenarnya wanita itu sangat membenci mengeluh hanya saja dia tidak bisa untuk teru...
Komentar
Posting Komentar