Pada suatu hari, di suatu tempat yang bernama "dunia" hiduplah dua orang bernama "mengeluh" dan "menyerah". Mengeluh memiliki usia lebih muda daripada menyerah, selain itu mengeluh memiliki badan yang sehat dan otak yang masih berfungsi dengan baik hanya saja batinnya mudah dikalahkan oleh nafsu. Sedangkan menyerah memiliki badan yang sehat, namun otaknya tidak bisa berpikir jernih dan batinnya sama-sama mudah dikalahkan oleh nafsu. Jika mengeluh bertemu dengan menyerah , mereka akan sama-sama dalam mala petaka. Oleh karena itu seorang wanita mencoba untuk memisahkan mereka. Wanita itu mengurung menyerah disuatu tempat yang tidak bisa dijamah oleh mengeluh begitupun menyerah tidak bisa kabur darisana. Wanita itu pergi bersama mengeluh kesuatu tempat namun masih diwilayah "dunia". Walaupun wanita itu menyelamatkan mengeluh dari jahatnya menyerah, sebenarnya wanita itu sangat membenci mengeluh hanya saja dia tidak bisa untuk teru...
Kalau aku pacaran cuma pingin sama gantengnya doang, yaa temen-temen cowokku juga banyak yang ganteng. Terus ngapain pacaran? Kalau aku pacaran cuma pingin sama tajirnya doang, ya kali orang tuaku sudah memberiku cukup uang saku buat jajan aku. Terus ngapain pacaran? Kalau aku pacaran cuma pingin nampis rasa kesepian, kurasa aku ga butuh pacar deh, soalnya sahabat-sahabat aku walau jauh masih bisa nemenin aku kok lewat sosial media. Terus ngapain pacaran? Kalau aku pacaran cuma pingin ada yang ngajak jalan kalau malam minggu, aku pun ga butuh pacar kalau masalah jalan. Sahabatku sering mengajakku jalan-jalan. Terus ngapain pacaran? Is there someone who can convience me to have a relationship? cause i have no reason to have it for now, so i just let my love story flow with my prayers. Hoping someday someone will give me his love because Allah, tell me this is haram and that is halal, correct my tajwid while I am reading Al Quran,taking care of me with all the love and that is ...
Ketika nasi, sudah menjadi bubur. Itu katanya pepatah. Untuk sesuatu yang terlanjur katanya. Padahal.. Bubur juga enak. Kalau nasi sudah jadi "karak" juga masih bisa dimakan lagi. Kalau jadi intip? Bisa dimakan ayam, dimakan cicak. Kalau nasinya belum mateng? Kan tinggal dipanaskan ulang. Ya, gak apa-apa. Seburuk-buruknya keadaan kita, asal masih bisa menjadi bermanfaat untuk sesama itu sudah baik. :) Jangan berkecil hati ya!
Komentar
Posting Komentar