Postingan

#Me Time

Semua orang butuh waktu untuk diri mereka sendiri. Sedikit waktu untuk memikirkan dosamu, hatimu, sholatmu, ngajimu, prasangkamu, ucapanmu dan semuanya. Berapa kali kamu bertobat tapi setelahnya masih bermaksiat? Berapa kali kesombongan terlintas di hatimu walau sesaat? Berapa kali berprasangka buruk kepada sebayamu? Berapa kali kamu menunda sedekahmu hanya karena takut uangmu habis? Berapa kali kamu foya-foya padahal Nabi mu mengajarkan untuk hidup sederhana? Berapa kali mulutmu melontarkan ucapan yang menyakiti orang? Berapa kali kamu berlebih-lebihan padahal berlebih-lebihan itu tidak baik.  In, tolong. Tetap jadilah dirimu sendiri. Kamu tidak perlu menjadi orang lain agar kamu punya banyak teman. Jadilah orang yang baik dan benar, itu sudah cukup. Banyak-banyak belajar, ilmumu itu masih sedikit sekali. Kamu bisa apa? apa yang mau kamu sombongkan wong kamu aja sebenarnya orang kecil, fakir ilmu. Jadilah wanita yang tidak bergantung pada orang lain, wanita yang bisa menjadi ...

Beda

Hampir lupa. Hampir lupa kalau semua orang itu punya pendapat yang berbeda-beda. Duh maaf. Gimana jelasinnya ya. Tapi aku akan coba menjelaskan sepemahamanku tentang hal ini. Ketika aku menyukai sesuatu hal, aku tidak boleh atau tidak seharusnya menyuruh kamu untuk menyukai hal yang sama denganku, begitupun sebaliknya kamu tidak boleh memaksaku untuk menyukai apa yang kamu sukai.Sedekat apapun aku dan kamu, kita pastinya memiliki selera dan opini yang berbeda-beda. Terkecuali, memang ada beberapa orang yang ditakdirkan untuk memiliki selera yang sama dalam beberapa hal misal kegemaran, genre buku, idola, dan lain-lain. suatu keberuntungan apabila orang-orang disekitarku adalah mereka yang memiliki selera yang sama denganku, namun tidak begitu buruk pula jika disekelilingku adalah mereka yang tidak sepaham denganku. Sekali lagi, aku dengan pilihanku dan kamu dengan pilihanmu. Tak mengapa berbeda dalam selera, tapi jangan terpecah hanya karena beda.

Why some people overlook their duty?

People nowadays like don't care with their duty. I often meet someone who dont care with their task (based on my exsperience). In my class, when the lecture asked to work in group it is temptation. who are my partner? Can he/she work together in a group? Arghhh... some of them can, but the others cann't. I hate people who overlook their duty easily. I am open minded, and i like sharing with people who have a lots of knowledge so i can learn from him/her. Why we cann't be like that? Am I egoistic? Yha, maybe. Cause i cann't control you. Although i have quipping you as much as i can do, it doesnt affect whatever. Cause u don't care.  oh please. Let we learn, let we be mindful. We may not depending on others. 

Mimpi-mimpi sepuluh tahun lalu

Aku berjalan menyusuri indahnya kota Jogja di malam hari. Lampu-lampu kota, tepatnya di Jalan Malioboro selalu memberikan sisi sejuk dipikiranku. Ah kota ini. Kota yang sejak sepuluh tahun lalu ada di daftar impianku. Aku jatuh cinta dengan Jogja semenjak aku duduk dibangku SMA, saat study tour dulu. Makan sate didekat lampu merah mau ke Malioboro. Aku jatuh cinta pada delman - delman yang memberikan suara tik tak tik tuk di jalan raya. Aku jatuh cinta pada bakpia pathok yang istimewa. Semua tentang Jogja selalu membuat hatiku jatuh cinta.  Langkahku berhenti ditaman kota. Disana aku mengingat mimpi apa saja yang pernah aku tulis sepuluh tahun lalu, ketika aku duduk di bangku SMA.Satu persatu kuingat,  Menjadi guru. Menjadi anak yang berprestasi. Membanggakan kedua orang tua. Jogja. Punya sawah dan peternakan.  Penulis.  .... Lamunan tentang mimpi sepuluh tahun lalu terhenti . Senyum malu dan haru tergambar diraut wajahku. Ah ternyata mimpi itu se...

Untuk yang sedang berhenti berjuang

Dunia mu tidak kejam sayang Siapa lagi yang ingin kau salahkan ? Tuhanmu telah mengatur komposisi kegagalan, kejayaan, kesedihan dan ujian-ujian lain dengan seimbang Kemampuanmu pun telah diperhitungkan Lalu apa yang kau khawatirkan ? Hapus air matamu sayang Tak ada keabadian dalam kenestapaan Bahagiamu pun tak mungkin selalu datang Seimbang bukan ? Mungkin hari ini hanya masalah kakimu yang enggan melakukan perjalanan Atau tanganmu yang tak kunjung kau ulurkan Godaan memang selalu datang sayang Sekuat apakah akar pohon iman yang telah kau persiapkan ? Lihatlah duniamu dengan baik sayang Banyak orang terjun kejurang namun sedikit yang bisa temukan emas berlian Namun ternyata ada yang lebih menyedihkan Banyak pemilik singgasana permata yang tak kunjung bertemu tawa Lalu apa alasanmu untuk tak berbuat apa - apa? - 19.55 -

Tentang aku, buku, dan kekalahanku

Assalamuallaikum dan selamat malam. Malam ini saya ingin mengisi waktu luang yang sebenarnya nggak luang. Hehe. Sebenarnya saya harus belajar untuk UTS disisi lain ini saya harus tidur karena ini bukan jam tidur kebiasaan saya. Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam memilih buku dan asal mula saya gemar membeli buku.  Buku, bagi sebagian orang benda ini sangat membosankan menurut mereka. Entah itu karena bentuknya yang tebal, terlalu banyak kata - kata, membosankan, dan masih banyak opini-opini lain. Yhaaa, it is your right to judge something. Saya pernah mengalami masa - masa itu dulu. Saat pelajaran yang tidak saya suka, benar saya membeli buku tapi jarang sekali saya baca jadi sia - sia kan? Membuang - buang uang dan akhirnya menyesal. Bukan karena uangnya, tapi karena saya kehilangan kesempatan untuk memiliki pengetahuan dari buku tersebut. Saya masih ingat sekali, ketika saya duduk dibangku SD saya sangat menyukai IPS sehingga saya banyak membaca buk...

Puisi Apa?

Citraku hitam arang Ragaku karam, terkapar Asaku Asaku kemana ? Masih jelas ada Tertimbun baja yang bergelora didada Aku tak akan menyerah Walau badai tak kunjung reda Apakah ada tanda? Yang bisa bawaku sampai pada tujuan utama Hanya ilusi, nyatanya Kakiku harus tetap melangkah Walau keringat berubah darah Kan ku terjang aral melintang Tuk raih berlian yang kan kubawa pulang Kuhadiahkan tuk seorang wanita Yang pernah mengorbankan hidup dan matinya Bwi, 28 Maret 2017 8.28 (Sebelum balik perantauan)